Ambisi Malaysia Jadi Pusat Sepatu Dunia


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Kementerian Pariwisata Malaysia, untuk kedua kalinya, menggelar Festival Sepatu Internasional (The Malaysia International Shoe Festival/MISF) di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, 7-10 April 2011, dengan target memosisikan Malaysia sebagai pusat sepatu dunia.

 

Sepatu Malaysia

Seusai membuka festival, Kamis (7/4/2011), Menteri Pariwisata Malaysia Dato’ Sri Dr Ng Yen Yen menyebutkan sasaran dan target yang hendak dicapai lewat penyelenggaraan Festival Sepatu Internasional. Target utama adalah meningkatkan awareness masyarakat dunia terhadap industri sepatu lokal Malaysia yang saat ini mencapai seribu perajin.

 

Dengan tema “Walking in Unity-Sole of the Nation”, festival ini dijadikan alat untuk mengangkat kembali posisi dan reputasi Malaysia sebagai pemimpin pasar dan eksportir dalam industri sepatu.

Setelah industri sepatu Malaysia terangkat, masyarakat internasional diharapkan mengenal Malaysia sebagai pusat sepatu dunia. “Kalau bicara sepatu dunia, Malaysia tempatnya,” kata Dato’ Sri Dr Ng Yen Yen di acara jumpa pers setelah membuka festival.

Festival sepatu selama empat hari ini juga diadakan dalam rangka memeriahkan Grand Prix Formula 1 Sepang yang akan berlangsung hari Minggu besok dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke negara tersebut.

Ng Yen Yen mengungkapkan, di tahun pelaksanaan yang kedua, Festival Sepatu dibuat lebih besar, menghadirkan lebih dari 166 booth dari 50 merek sepatu lokal terkemuka, seperti Zang Toi, Larrie, Princess, Carlo Rino, Nose, Bill Keith, Paula Moda, Fiorucci, Vern’s, dan Dr. Cardin.

“Kalau tahun sebelumnya diadakan tiga hari, tahun ini festival digelar selama empat hari,” jelasnya. Dengan penambahan ini, festival diharapkan dapat membukukan penjualan lebih besar dari tahun sebelumnya yang mencapai 5 juta ringgit Malaysia.

Asosiasi Manufaktur Sepatu Malaysia selaku panitia pelaksana menargetkan festival bertema “Walking in Unity-Sole of the Nation” ini dihadiri oleh lebih dari 80.000 pengunjung, termasuk dari para turis mancanegara. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari total pengunjung festival tahun lalu yang mencapai 45.000 orang.

 

BAGAIMANA DENGAN CIBADUYUT   ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s