salah antisipasi ??!!


“Kelesuan Sentra Cibaduyut sudah diprediksi sejak 14 tahun lalu. Namun tidak ada aksi yang tegas dalam penyelamatan kawasan itu,” kata Ketua Dewan Pengembangan  Ekonomi Kota Bandung Herman Muchtar di Bandung, Minggu (6/3).

Ia menyebutkan, 14 tahun lalu sebenarnya sudah diusulkan langkah-langkah antisipasi untuk mempertahankan eksistensi kawasan Cibaduyut. Namun tidak adanya aksi yang maksimal membuat kawasan itu menjadi lesu dan cenderung ditinggalkan konsumen. “Strategi dan langkah antisipasi sebenarnya sudah tersusun sejak lama untuk Cibaduyut, namun aplikasinya tidak maksimal. Aksi tidak maksimal,” kata Herman.

Ia menyebutkan, pengembangan kawasan ekonomi potensial di Kota Bandung menjadi salah satu fokus Dewan Pengembangan Ekonomi Kota Bandung, termasuk merekomendasikan berbagai rencana antisipasi terkait program yang digulirkan. Menurut Herman, selama ini banyak program strategis yang tidak diikuti dengan rencana antisipasi strategis untuk jangka menengah dan panjang.

“Rencana antisipasinya hanya untuk jangka pendek, tidak ada untuk jangka menengah dan panjang. Paradigma itu perlu diperbaiki,” kata Herman yang juga Ketua PHRI Jawa Barat itu. Ia menyebutkan, tidak hanya sentra Cibaduyut

Itu satu ya…

keduanya :

penyebabnya antara lain kurangnya sosialisasi yang berkesinambungan atau putus di tengah jalan, tanpa orang yang benar benar berhubungan langsung dengan program itu tau keuntungan dari program pengembangan kawasan ekonomi potensial atau bahkan tidak tau adanya program dari Dewan Pengembangan Ekonomi Kota Bandung itu.

Ih siapa yang tau ya…

Orang Cibaduyut nya sendiri gak tahu mungkin sekarang daerahnya sudah mulai “dilupakan” orang.  Kenapa ya ?………

“Saya sendiri heran”, kata kang Iwan tetangga saya yang tukang sepatu itu, “saya bisa hitung loh bis pariwisata yang masuk berkunjung ke kawasan cibaduyut bisa di hitung dengan jari setiap minggunya. Itupun yang beli sepatu dari satu bis itu paling 2 atau 3 orang aja !! geus poho kitu ka produk urang teh ?? (sudah lupa mungkin ke produk kita ya ?? Cibaduyut. Red)

Pernah suatu ketika penulis “ngabako” istilah sunda maksudnya ngobrol ringan dengan beberapa tokoh persepatuan di cibaduyut untuk mengadakan “PAMERAN AKBAR SEHARI” industri sepatu cibaduyut yang bersekala nasional !!  dalam menarik minat konsumen dalam negri untuk membeli produksi sepatu cibaduyut, minimal memberikan semacam sinyal bahwa cibaduyut itu masih ada / eksis !! pesertanya Produsen sepatu cibaduyut tentunya. Tapi sampai sekarang ……….

ketiganya :

Bahwa kebanyakan orang cibaduyut sekarang jadi pesimis !!!

penyebabnya euweuh pamuntangan (ga ada yang bisa jadi bapak angkat). ujung ujungnya mereka berpikir ..”ah daripada euweuh” (daripada gak ada samasekali) yang ada aja kerjain dulu. Tidak kreatif memang tapi kan….

hehehe….  —————————

 

Ah hanya iseng aja mengisi waktu sambil menunggu konsumen datang yang entah kapan…. bisa sejam lagi, dua jam lagi,..besok…lusa.. ataauu ???

Bandung, maret 2011

Abang,

 

 

 

 

About sepatukulitku

penggemar kulit
This entry was posted in artikelku. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s